BEM STFSP – Selama sepekan, mulai dari Minggu, 27 Maret sampai Sabtu 2 April 2022, STFSP menerima 38 peserta Pertukaran Mahasiswa Lintas Agama. Adapun kegiatan pertukaran diikuti oleh lima kampus yakni; Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (STFSP) sebagai pihak penyelenggara, Universitas Kristen Indonesia Tomohon Yayasan GMIM Ds. A. Z. R. Wenas (UKIT Wenas), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, dan Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Don Bosco Tomohon.
Selama sepekan para mahasiswa peserta kegiatan pertukaran sebanyak 75 orang dibagi dalam 3 kampus yakni STFSP, IAIN Manado dan IAKN Manado. Di STFSP sendiri para mahasiswa pertukaran tinggal di 4 komunitas, Komunitas Seminari Tinggi Hati Kudus Pineleng, Komunitas Biara Skolastikat MSC Hati Kudus Pineleng, Asrama Putra Mgr. Theodorus Moors, dan Asrama Putri Sta. Benedikta dari Salib.
Di kampus STFSP para peserta mengikuti perkuliahan pada hari Senin-Rabu dan hari Jumat. Para peserta memilih mata kuliah sesuai minat masing-masing. Dalam proses perkuliahan nampak antusisasme para peserta yang ada.
Seorang peserta dari UKIT Wenas, Theresa Sondakh mengutarakan kekhawatirannya pada awal menghadiri event ini. Dia mengaku bahwa dirinya agak cemas untuk menghadiri dan mengikuti kegiatan perkuliahan di STFSP karena sangkanya bidang keilmuan yang digeluti di STFSP, yakni Filsafat, merupakan bidang yang sulit bagi orang awam. Namun prasangka dan kekhawatirannya itu sirna setelah selama tiga hari mengikuti perkuliahan di STFSP dan rutinitas para mahasiswa STFSP di salah satu dari empat komunitas yang berada di bawah naungan STFSP, yakni komunitas Seminari Tinggi Hati Kudus Pineleng.
Kegiatan kemudian berakhir pada Sabtu, 2 April 2022. Seluruh peserta kegiatan pertukaran mahasiswa lintas agama berkumpul di aula STFSP. Dihadiri oleh ketua panitia inti, Revinda Palendeng dan ketua panitia lokal, Dandi Papoto, kegiatan ini pun ditutup.(AE)

